oleh

Antisipasi Hama, Babinsa Desa Nguntornadi Dampingi Penyemprotan Tanaman Padi

SIAGA1 – Magetan. Dalam Rangka Meningkatkan Hasi Panen Padi Pelda Suwarno Babinsa Desa Nguntoronadi Melaksanakan kegiatan Pendampingan Terhadap Petani. melaksanakan pendampingan penyemprotan masal gratis terhadap hama wereng seluas 18 ha bertempat di Dukuh Kajon Ds Nguntoronadi Kec. Nguntoronadi, Kab. Magetan, Rabu (4/7/18).

Upaya khusus (Upsus) pendampingan petani yang dilakukan Babinsa dan jerih payah petani di Dusun Kojan, Desa Nguntoronadi, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, agar mendapatkan hasil yang sesuai harapan.

Hadir dalam kegiatan pendampingan upaya kusus pertanian adalah Petugas PPL kec nguntoronadi ibu Sri mulyati + 6 orang, Babinsa nguntoronadi Pelda Suwarno, Ketua Poktan Tani mulyo Dk kajon Drs Slamet, Petani Dk Kajon 40 orang.

Penyemprotan masal gratis tanaman padi jenis varietas Ciherang di lahan seluas 18 hektar Dk Kojan Kec Nguntoronadi Kab Magetan, anggota Poktan Tani Mulyo, Dusun Kojan Desa Nguntoronadi dengan menggunakan 20 unit handsprayer dan mendapatkan pendampingan dari Babinsa Desa Nguntoronadi.

Sambutan ketua Poktan Tani mulyo Drs Slamet menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas PPL kec nguntoronadi dan Babinsa yg telah bekerja keras memberikan pendampingan kepada petani mulai tanam, pemupukan dan penyemprotan sehingga dari tahun ke tahun hasilnya semakin membaik.

Disamping itu, dengan adanya pendampingan dari PPL dan babinsa kendala – kendala petani bisa segera diketahui dan diatasi. Contohnya seperti adanya hama wereng saat ini segera dilaksanakan penyemprotan secara serentak dilahan padi seluas 18 ha biar tidak berkembang biak dan menyebar ke lahan yang lainnya.

Sambutan PPL sekaligus brifing singkat tentang Dosis penyemprotan, Tehnik penyemprotan, Cara menyemprot hama wereng harus dg sistem kontak dimana penyemprotannya harus masuk ke sela sela rumpun padi, diharapkan obatnya langsung kontak dan mengenai hama wereng.

Wereng berkembang biak dengan cepat kalau tidak segera ditangani dengan serius, maka dengan waktu yang singkat akan menyebar ke lahan lainnya, yang bisa mengakibatkan gagal panen dan merugikan petani, serta membutuhkan penanganan yg serius dan dilakukannya penyemprotan pada tanaman padi dengan tujuan untuk menjaga tanaman agar terhindar dari segala gangguan hama sehingga pertumbuhannya tetap optimal yang pada akhirnya dapat memproduksi hasil panen yang maksimal.

Gangguan tersebut bisa datang dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa serangan hama dan penyakit, adanya gulma dan lain-lain.

Pelda Suwarno mengatakan, waktu penyemprotan yang baik, pada pagi hari yaitu ketika air embun mulai hilang dan sebelum terik matahari menyengat atau antara pukul 08.00 hingga menjelang pukul 11.00. Saat matahari menyengat wereng akan bersembunyi sehingga kesulitan untuk kontak dengan insektisida. Untuk itu jangan menyemprot saat panas terik dan kering, atau saat angin sangat kencang dan bila akan turun hujan, terangnya.

Sedangkan pada sore hari, penyemprotan dilakukan pada pukul 15.00 hingga menjelan pukul 17.00. Lakukan penyemprotan pada pangkal batang padi, karena saat itu wereng biasanya menetap pada pangkal batang padi, tambahnya. (Red).

Baca Juga :  Peran Aktif Babinsa 0804/13 Bendo Dalam Percepatan Musim Tanam