oleh

Kebiadaban Opm, Membunuh Kepala Distrik Dan Aparat Asli Papua

SIAGA1 – Puncak Jaya. Setelah kejadian penembakan di bandara Keneyam, Nduga. Penembakan terus terjadi, kali ini terjadi di daerah Membramo. Tepatnya pada tanggal 27 Juni 2018 pukul 16.00 WIT di aliran sungai Mambramo, Distrik Torere, Kab. Puncak, terjadi penembakan terhadap speed boat yang ditumpangi oleh Kepala Distrik Torere a.n Obaja Fruaro dan 9 (sembilan) Anggota Polres Puncak Jaya.

Akibat dari kejadian ini, putra daerah terbaik Papua menjadi kebiadaban TPN/OPM, yaitu Kepala Distrik Torere serta 2 orang Polisi asli Papua tertembak dan meninggal dunia. Kepala distrik adalah sosok teladan serta tokoh yang sangat dikagumi masyarakat. Warga Papua sangat menghormati beliau, karena telah banyak mengatasi kesulitan dan permasalahan masayarakat sekitar. Begitu pun dengan aparat asli Papua yang menjadi korban. Putra daerah asli Papua yang berhasil menjadi perwira Polisi dan memotivasi kaum muda Papua. Kini mereka telah tiada akibat kebiadaban TPN/OPM. selain korban meninggal dunia, 3 orang aparat Polisi dinyatakan hilang.

Kejadian ini berlangsung sore hari usai pelaksanan Pilkada di aliran sungai Membramo. Speed boot bergerak melaju dari Pos TPS Douw 2 hendak menuju ke Distrik Torere, usai pelaksanaan pemungutan suara di sana. Ada 2 speed boot yang bergerak. Speed boot yang pertama ditumpangi masayarakat lolos dari kejadian ini. Namun, speed boot yang kedua ditumpangi aparat yang di dalamnya terdapat Kepala Distrik dihujani tembakan. Usai terjadi baku tembak, Kepala Distrik dan 2 aparat polisi terkena tembakan dan meninggal dunia. 3 orang dinyatakan hilang dan 4 anggota lainnya selamat.

Karena kebiadaban TPN/OPM ini 3 orang asli Papua terbunuh. Menambah korban orang-orang tak berdosa. Jangan biarkan aksi mereka terus berlanjut. Mereka tidak membela demi Papua, mereka hanya membela demi kepentingan kelompoknya sendiri. Demi uang dan kekuasaan. (*)

Baca Juga :  Tanggapan terhadap laporan Amnesty Internasional tentang 100 Orang Warga Papua Tewas Ditangan Aparat TNI-Polri