oleh

Tim SAR Lanal Kendari Berikan Bantuan Korban Banjir di Desa Puundedao Kec. Moramo Utara Kab. Konawe Selatan

SIAGA1 – Kendari. Pada hari Senin tanggal 25 Juni 2018 pukul 17.00 WITA Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna memberangkatkan Satu Tim SAR dari Lanal Kendari yang dipimpin oleh Letda Laut (P) Tukidi dengan anggota 13 orang dan dengan perlengkapan Perahu sekoci Karet lengkap dengan mesin dan dua truk Lanal Kendari guna memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana banjir bandang di desa Puundedau Kec. Moramo Utara Kab. Konawe Selatan.

Desa Puundedau salah satu desa di Kec. Moramo Utara Kab. Konawe Selatan Prov. Sulawesi Tenggara yang mengalami bencana banjir bandang akibat hujan sejak hari Jumat tanggal 22 Juni 2018 yang lalu, sehingga mengakibatkan banjir bandang yang melanda desa tersebut, ketinggian air mencapai 2,5 M sehinga 15 rumah warga terendam air dan jalan poros Kendari – Kolon terendam sepanjang 3 KM, sehingga jalur tersebut terputus hingga 1 KM tidak dapat dilalui kendaraan.

Setiba di lokasi, Tim SAR Lanal Kendari langsung kordinasi dengan Babinsa setempat dan bergabung dengan BNPBD Kab. Konawe Selatan (Konsel) untuk memberikan bantuan kepada korban.

Tim SAR langsung mengangkut dan menyalurkan bantuan sembako dari LSM Letmil (lembaga pengembangan masyarakat pesisir dan pedalamam) berupa roti kabin dan air mineral ke lokasi pengungsian bencana banjir yang bertempat di Sekolah Dasar 1 (SD 1) Puundedau.

Timsar juga membawa Bupati Konsel, Surunudin Gangga dan Ketua DPRD Konsel, Bapak Irham Kalenggo menuju lokasi pengungsian untuk melihat secara langsung dan menyerahkan bantuan berupa Sembako, keperluan perlengkapan bayi dan nasi bungkus.

Berdasarkan keterangan dari Katim SAR Lanal Kendari Letda Laut (P) Tukidi, saat ini air sudah mulai turun. Selesai melaksanakan pengiriman bantuan dan membawa Bupati Konsel dan Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan menuju tempat pengungsian, Danlanal Kendari memerintahkan Tim SAR Lanal Kendari kembali ke Mako untuk Standby dan menunggu perintah lebih lanjut mengingat wilayah Kota Kendari juga mengalami curah hujan yang sangat tinggi dan sebagian Kota Kendari mengalami banjir. (Red).

Baca Juga :  Danlanal Sabang Tinjau Rumah Prajurit Yang Tertimpa Musibah